Posted in Pengalaman

Pertama….. Operasi perut

alodokter-usus-buntu
Source: alodokter

Kemarin udah cerita kan tentang segala sesuatu yang pertama dan bersyukur karenanya. Ternyata beberapa hari kemudian, Ko mengalami hal pertama.

Diawali dengan dada yang terasa panas pada hari selasa pukul 1 pagi yang terus menjalar ke bawah sampai ke perut kanan. Hadooooh… hadooooh…. sakit guling-guling. Memastikan itu bukan masuk angin atau kebelet doang, Ko sempat-sempatnya nongkrong di the loo dan malah muntah. Sejam kemudian perut mereda namun masih sakit. Telepon teman dan minta diantar ke UGD. Berangkatlah jam 2 ke RS dan dokter mulai angkat-angkat kaki kanan Ko.

“Sakit?”

“Enggak begitu”

“tapi mukanya kok nyengir?”

Walhasil di rujuk ke RS lain untuk pemeriksaan lebih lanjut dengan indikasi apendiks akut. Tau dong kalo itu adalah usus buntu. Tapiiii… ko sudah janji untuk presentasi hari rabu malam dan kamis akan mengurus passport. Walhasil, mengingat sakit perut yang berkurang, kita tunda sajalah ke RS-nya.

Memenuhi janji semua, akhirnya kamis jam 2 dengan diantar kakak sepupu, belok ke RS. UGD. Dokter periksa sana sini, ambil darah, ambil pipis. Tekan sana sini daaaaaaan…..

“panggil dokter bedah ya”

Konsul daaaaaaaaan… BEDAH!

“Laparoskopi ga bisa dok?”

“Bisa tapi kamu lebih lama lagi ntar. Soalnya butuh tim panel kalo ini mah saya aja sendiri”

Terpaksa mau.

Jam 5 sore masuk ke kamar inap. Ganti baju operasi. Ga pake mandi. Jam 7 malam diseret ke ruang perantara. Jam 8 malam masuk ruang operasi. Jam 1 pagi, Jumat, kembali ke kamar.

Teringat dong cerita kemarin: segala sesuatu bisa jadi yang pertama. Dan meski operasi ini bukan yang pertama tapi operasi buka perut buat Ko ini adalah yang pertama. Operasi di Indonesia adalah yang pertama. Menggunakan BPJS adalah yang pertama dan mendapatkan pelayanan dari RS RP di Sunter adalah yang pertama. Diurus orang lain saat sakit adalah yang pertama.

Semuanya pertama.

Saat ingin mengeluh karena suster tidak terlalu membantu, saat ingin mengeluh karena sakit yang sangat dirasa, sangat ingin menangis karena merasa terabaikan, pusing karena kelamaan terbaring.

Semuanya pertama. Nikmati aja.

Sambil meringis saat pertama kali turun dari kasur untuk pipis….. “aduh susteeeer….”