Posted in Curhat Colongan

It Sucks

It sucks, saat lo mengalami kegagalan.

Dulu gw suka menyalahkan keadaan atau orang lain. Gw begini karena lo begitu atau karena situasi yang bikin gw kayak gini. Gampangnya aja lah: Gw terlambat masuk karena jalanan penuh dan ada kemacetan parah. Padahal gw bisa memperkirakan waktu yang dibutuhkan buat jalan dan ga ambil waktu mepet tapi ya gitu, gw tipe karet meski sekarang ga terlalu ngaret.

Nah, kemarin gw mengalami penolakan. 2x. Pada hari yang sama. Sakit hati? jelaaaaas. Apalagi tipe gw yang punya keyakinan tinggi akan kemampuan gw. Meski jujur aja, gw sebenernya bego huahahahahahaha…… eh tapi bener, gw yakin kalo gw udah berbuat semaksimal mungkin. Dalam 2 hari.

Huaaaah….

dan sekarang gw menyesal. Apa dua hari itu cukup buat menuliskan abstrak yang kurang dari 250 kata dan sebuah aplikasi training yang ga lebih dari 1000 kata. Kesal, sedih dan marah.

Tapi seperti penyesalan terlambat karena macet dan berangkat mepet, gw harus terima resiko. Menyedihkan. Tapi saat ini gw tidak lagi menyalahkan keadaan namun diri sendiri. Seandainya gw lebih mempersiapkan diri….

Meski jujur aja, orang kayak gw ga bakalan akan pernah merasa sempurna dan selalu menunda mengerjakan sesuatu sampai kepepet. Bukan karena malas, bukan karena merasa sok jago seperti (harapan) dugaan gw diatas tapi karena gw tau I am not the sharpest knife in the drawer.

Oh well…. mo nangis juga susah. Lagi rame orang..

Nasiiiiiib… nasib… Nasib akibat jalan yang gw pilih…

ya sudahlah…

Advertisements

Author:

Woman. Single.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s