Posted in Curhat Colongan, My thought

Teman. Friend. Hoa

Seorang teman menulis tentang “kegelisahannya” mengenai perilaku orang yang berbicara dibelakang. Well, dia ada masalah dan hampir semia orang tahu. Ko juga tahu.

Ko bisa mengerti perasaannya. Saat sendirian menghadapi masalah dan tak tahu harus berbuat apa, butuh seseorang untuk mendengarkan dan berbagi cerita. Rasanya dunia gelap dan buntu.

Bicaralah pada tuhan. Katanya.

Mungkin saya kurang berbicara dan bercengkrama pada tuhan, seperti kata mereka. Memohon dan berharap pada kebaikan tuhan tanpa berjuang adalah sia-sia dan Ko merasakan berusaha untuk bangun dan melangkah setiap hari, setiap jam, setiap detik, sangat…sangat…sangat susah. Apalagi sendirian.

Dan itu salah satu penyebab dari berbagai macam kegagalan yang dampaknya sampai sekarang masih dirasakan. Masih ada sisa. Malah mungkin begitu kembali ke Indonesia, muncul masalah baru yang harus disembunyikan dalam senyum kepura-puraan.

Anyway, dulu saat Ko susah dan terpuruk di negara orang, ada beberapa orang yang mendekat dan menjadikan Ko teman, secara tidak sengaja. Menjadikan Ko aman dan terlindungi. Kemudian mereka menyusut karena kesibukan namun tidak melupakan. Tertinggal 1-2 orang yang saling berkirim kabar dan menguatkan.

Tidak menilai, tidak men-judge, mengingatkan, mentertawakan kebodohan masing-masing. Cerita yang ga pernah habis.

Menurut KO, mereka adalah teman. Kami berani bercerita tentang rahasia terdalam, semua kesedihan dan kegembiraan tanpa takut akan ada issue dibelakangnya atau kemarahan yang timbul.

Tapi kemewahan itu terasa dicabut ketika kembali kesini. Hingga sekarang Ko ga merasa punya teman. Teman berbagi dan saling menguatkan. Seseorang yang selama ini dianggap cukup dekat dan bisa menjadi tempat curahan hati malah memarahi Ko ketika Ko mulai bercerita tentang kecemasan. (Yes, I have anxiety)

“Gw ga suka kalo lo mulai gitu. Lo harusnya kuat. Lo selalu dengerin cerita gue tapi lo ga pernah cerita seperti gw cerita….

Dan ko terdiam. Ga berani meneruskan pembicaraan.

Ada lagi yang bereaksi lain. Menyalahkan. “kamu sih terlalu sensitif. Orang cuma gitu aja. Orang lain aja ga papa. Kamunya aja yang cengeng”

Oh well, Ko memang sensitif sejak dulu. Kalau ada yang bilang rupa Ko jelek, maka seumur hidup stigma itu tertinggal. Lebay? jangan ikut-ikutan deh menyalahkan Ko.

Makin menarik diri. Makin takut untuk membuka diri. Dan ini menambah beban.

Jadi, ketika seorang bilang: “Yok ikut aja acara kumpul-kumpul, Mas J teman Ko kok, jangan takut sendirian”

Ko terpana. Tau ga sih kenapa dari dulu gw ga mau kumpul terutama dengan Mas J? karena dia pencemooh dan Ko tidak sanggup berhadapan dengan seseorang yang mudah mencemooh.

I keep myself friendly just to keep some space from others.

Being near someone it does not mean you are a friend. No no no…

cc7a8bbb6120bc86831b192b1dc458f8

Teman ga perlu menilai. Teman ga perlu ikut-ikutan berlaku bodoh. Teman adalah seseorang yang menjaga kita dari keterpurukan dan menemani saat jatuh terpuruk. Tidak mencemooh saat kita tergelincir atau merasa tergelincir, yang mengulurkan tangan saat kita terjatuh kemudian mentertawakan bersama kebodohan yang dilakukan.

c605ef2bb92f595928550165198768d7

Teman adalah yang sms atau telepon kita saat lama tak bersua hanya untuk bilang: oooooi….. memastikan kita hidup dan tidak jatuh dalam kesendirian. Yang akan membiarkan kita menggila sesaat dan menarik kembali untuk bilang: have you done?

640baee28d0c5cf97303f1cda5214dbe

However, If I am being nice and supportive to you, it does not mean I am your friend. I just treat you as a human being even though I know you treat me like a garbage.

Posted in My thought

Firasat kematian

Seandainya kematian bisa diduga…

100 hari pikiran menerawang

40 hari makin berbeda

7 hari kaki mendingin menjelang sore

menangis

melihat jiwa akan pergi ke neraka atau ke surga

seandainga kematian bisa diduga

Posted in My thought

Saat gue sedih dan sendiri, gw yakin bahwa ada banyak orang di luar sana yang jauh lebih sedih dan sendirian dan menderita melebihi gw.

Kalau mereka kuat, gw juga kuat….